Almanak Islam 1437 Hijriyah / Kalender Islam 1437 Hijriyah
Jenis File : PNG
Resolusi : 300 dpi,
Ukuran : A4 dan A3
Download Kalender Hijriah 1437 di Google Drive :
- Kalender Hijriyah 1437 - A4
- Kalender Hijriyah 1437 - A3
Semoga bermanfaat, maaf bila ada kesalahan.
Tuesday, December 8, 2015
Wednesday, June 17, 2015
ISLAM YANG BUKAN ISLAMI
Islam tidak perlu di perbarui.
Yang perlu ialah Islam di kuno kan kembali.
???
Cara beragama sekarang sudah jauh dari
akarnya karena banyak hal baru yang dilakukan yang tidak sesuai dengan contoh
dari asalnya.
Karena itu cara beragama sekarang harus
ditarik ke contoh asalnya yaitu zaman Rasul, di mana Islam sudah dinyatakan
telah sempurna oleh Alloh SWT
Segalanya dilabeli dengan Islami. (dianggap dan disebut Islam).
Tapi saat dibandingkan dengan Islam
sebenarnya saat Rasul dakwahkan ternyata tidak Islami.
Ada
dan tiada .... (sekarang = zaman ini, dulu = zaman Rasul & Shahabat)
Ada
sekarang ... Tiada dulu ... ??
Tiada sekarang ... Ada dulu ... ??
Berilmulah sebelum beramal !
Meski mayoritas manusia menganggapnya
Islam.
Tapi bertentangan dengan ajaran Rasul
berarti bukan Islam.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda:
خَيْرَ أُمَّتِـي قَرْنِي ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُونَهُمْ
ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ
“Sebaik-baik umatku adalah pada masaku.
Kemudian orang-orang yang setelah mereka (generasi berikutnya), lalu
orang-orang yang setelah mereka.” (Shahih Al-Bukhari, no. 3650)
Mereka adalah orang-orang yang paling
baik, paling selamat dan paling mengetahui dalam memahami Islam. Mereka adalah
para pendahulu yang memiliki keshalihan yang tertinggi (as-salafu ash-shalih).
وَمَنْ يُشَاقِقِ الرَّسُولَ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ
لَهُ الْهُدَى وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ نُوَلِّهِ مَا تَوَلَّى
وَنُصْلِهِ جَهَنَّمَ وَسَاءَتْ مَصِي
“Dan barangsiapa yang menentang Rasul
sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan
orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah
dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu
seburuk-buruk tempat kembali.” (An-Nisa’: 115)
Subscribe to:
Posts (Atom)