Rabu, 17 Juni 2015

ISLAM YANG BUKAN ISLAMI



Islam tidak perlu di perbarui.
Yang perlu ialah Islam di kuno kan kembali.

???

Cara beragama sekarang sudah jauh dari akarnya karena banyak hal baru yang dilakukan yang tidak sesuai dengan contoh dari asalnya.
Karena itu cara beragama sekarang harus ditarik ke contoh asalnya yaitu zaman Rasul, di mana Islam sudah dinyatakan telah sempurna oleh Alloh SWT

Segalanya dilabeli dengan Islami.  (dianggap dan disebut Islam).
Tapi saat dibandingkan dengan Islam sebenarnya saat Rasul dakwahkan ternyata tidak Islami.

Ada dan tiada .... (sekarang = zaman ini, dulu = zaman Rasul & Shahabat)

Ada sekarang ... Tiada dulu ... ??
Tiada sekarang ... Ada dulu ... ??

Berilmulah sebelum beramal !

Meski mayoritas manusia menganggapnya Islam.
Tapi bertentangan dengan ajaran Rasul berarti bukan Islam.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

خَيْرَ أُمَّتِـي قَرْنِي ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ
“Sebaik-baik umatku adalah pada masaku. Kemudian orang-orang yang setelah mereka (generasi berikutnya), lalu orang-orang yang setelah mereka.” (Shahih Al-Bukhari, no. 3650)
Mereka adalah orang-orang yang paling baik, paling selamat dan paling mengetahui dalam memahami Islam. Mereka adalah para pendahulu yang memiliki keshalihan yang tertinggi (as-salafu ash-shalih).
 
وَمَنْ يُشَاقِقِ الرَّسُولَ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدَى وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ نُوَلِّهِ مَا تَوَلَّى وَنُصْلِهِ جَهَنَّمَ وَسَاءَتْ مَصِي
“Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.” (An-Nisa’: 115)